fbpx

4 Strategi Memulai Bisnis dengan Pasangan

Saat mempetimbangkan seseorang untuk menjadi rekan bisnis, ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian. Kamu membutuhkan rekan bisnis yang memiliki visi dan misi yang sama, memiliki pemahaman tentang bisnis yang kamu jalankan, punya kemampuan, kredibel, dapat dipercaya, dan sebagainya. Dan, bagaimana jika semua kualitas tersebut dimiliki oleh pasanganmu? 

Tidak sedikit orang memulai hubungan di tempat kerja, tapi bekerja dengan pasangan lain ceritanya. Kamu akan menghabiskan waktu dengan pasangan hampir selama 24 jam, apakah itu memungkinkan? Jawabannya tentu tergantung kamu. 

Poin pentingnya adalah entrepreneurship atau kewirausahaan dengan pasangan bukan untuk semua orang. Ada dua kubu dalam dunia kewirausahaan, yaitu mereka yang sangat percaya bahwa jarak harus dijaga antara kehidupan keluarga dan pasangan soal bisnis dan mereka yang sangat yakin bahwa tidak ada bisnis yang lebih baik daripada bisnis yang dijalankan dengan keluarga atau pasangan.

Tidak ada yang salah dari kedua kubu tersebut. Namun saat kondisinya mendukung dan bekerjasama dengan pasangan memungkinkan, kamu akan memperoleh manfaat dan keuntungan yang luar biasa. Agar tidak salah langkah, mari pelajari dulu 4 strategi bisnis berikut!

Fokus dengan kelebihan masing-masing

Jika kamu dan pasangan mempunyai keahlian yang saling melengkapi, memulai bisnis dengan pasangan adalah hal yang sangat layak dipertimbangkan. Kamu perlu mengenali kelebihan masing-masing sejak awal agar dapat menetapkan peran yang jelas.

Menetapkan peran yang jelas memastikan kamu tidak akan melakukan pekerjaan yang sama dengan pasangan secara tidak sengaja. Ini juga mencegah sebagian besar pekerjaan ditanggung satu orang, kecuali memang sudah diatur demikian dari awal. Memiliki peran yang didefinisikan dengan jelas juga akan membantumu dan pasangan tetap bertanggung jawab dan mencegah perselisihan tentang siapa yang harus menangani apa.

Misalnya, jika salah satu dari kalian lebih baik dalam hal angka dan berfokus pada detail, menjadi CFO (Chief Financial Officer), orang yang mengelola tugas pembukuan dan akuntansi adalah langkah yang tepat. Jika suka menulis dan meneliti, pilihlah untuk menjadi CCO (Chief Creative Officer), orang yang menerbitkan postingan blog dan konten pemasaran. 

Tidak masalah peran apa yang digunakan selama masing-masing tahu siapa yang bertanggung jawab untuk apa. Dua kepala tidak lebih baik atau lebih efisien jika bertabrakan satu sama lain, jadi pastikan peran masing-masing didefinisikan dengan jelas.

Tentukan batasan antara rumah dan kantor

Menetapkan batasan yang nyata dan terukur adalah strategi bisnis yang dapat jika kamu membangun usaha dengan pasangan. Tidak mencampuradukkan kehidupan rumah tangga dan pekerjaan menjamin keharmonisan dan keefektifan dalam bekerja dengan pasangan.

Wanita hampir selalu menjadi orang yang paling banyak memikul beban kerja. Rata-rata mereka melakukan lebih banyak pekerjaan rumah tangga dan tugas pengasuhan anak daripada pria. Kamu perlu menetapkan batasan, jadwal, dan pembagian tugas yang jelas dan spesifik baik di bidang profesional maupun privat agar upaya membangun bisnis dengan pasangan bisa berjalan dengan lancar.

Tetap pertahankan kebebasan

Tidak peduli seberapa baik hubunganmu dengan pasangan, menghabiskan setiap menit bersama bisa melelahkan secara mental, emosional, dan spiritual. Oleh karena itu, penting untuk saling memberi ruang yang cukup untuk bekerja sendiri. Ini sangat memungkinkan jika kamu menjalankan bisnis digital karena kamu dapat bekerja dari mana saja dengan koneksi WiFi. 

Saat tidak sedang bekerja, habiskanlah waktu sendiri. Hal ini dapat memicu kreativitas, inspirasi dan lebih banyak topik untuk dibicarakan saat menghabiskan waktu bersama pasangan. Jika kamu punya ruang kantor yang terpisah, cobalah bergantian hari di mana salah satu bekerja dari rumah dan yang lainnya berada di kantor.

Jika tidak punya ruang kantor sendiri, gantilah hari-hari ketika salah satu bekerja di kedai kopi sementara yang lainnya berada di rumah. Bekerja di ruangan terpisah tidak selalu berhasil, jadi pastikan kamu benar-benar berada di lokasi terpisah. Meluangkan waktu terpisah satu sama lain untuk bekerja akan membuatmu menghargai waktu yang dihabiskan bersama, dan kemungkinan akan membuatmu lebih produktif dalam bisnis.

Luangkan waktu meninjau dan merefleksikan diri

Kamu perlu meluangkan waktu bersama pasangan untuk merenungkan apa yang terjadi dalam bisnis beberapa kali dalam sebulan. Strategi bisnis ini memungkinkanmu untuk mendiskusikan apa yang mungkin mengganggu selama bekerja bersama dan bagaimana memperbaikinya. Ini juga  membuat segala sesuatunya lebih terorganisir dan terfokus daripada menangani sesuatu secara acak kapanpun kamu mau. 

Berdiskusi membuatmu menjadi proaktif dalam bisnis. Kamu mungkin akan menemukan bahwa area bisnis tertentu memerlukan pendekatan yang berbeda. Apapun topiknya, tinjauan berkala akan membantu komunikasi dan memungkinkanmu memahami masalah apapun sebelum meluap dan menjadi masalah yang lebih besar.

Itulah beberapa strategi bisnis yang bisa kamu coba jika tertarik memulai bisnis dengan pasangan. Semoga membantu!

Related Articles

Responses

Your email address will not be published. Required fields are marked *