fbpx
membangun tim bisnis

5 Strategi Membangun Tim untuk Kesuksesan Bisnis

Kamu memang bisa memulai bisnis mengandalkan diri sendiri. Tapi, jika kamu bermimpi memiliki lebih banyak pegawai dan bisnis yang berkembang, kamu akan sangat membutuhkan strategi membangun tim yang akan mendorong kesuksesan bisnis.

Strategi ini terbilang sederhana, tapi mungkin tidak diterapkan oleh semua leader. Apa saja?

Strategi jujur saat membutuhkan bantuan

Sebagai seorang entrepreneur, kamu mungkin berpikir bisa melakukan semuanya sendiri. Padahal, pada kenyataannya, kamu membutuhkan banyak bantuan dari orang lain.

Itulah mengapa kemampuan untuk jujur saat membutuhkan bantuan penting sebagai strategi membangun tim yang baik. Jangan biarkan ego menghalangi kamu untuk membangun tim yang kokoh.

Jika orang lain memiliki keterampilan yang tidak kamu punya, jangan ragu mendengarkan saran atau pendapat mereka. Mengingat teknologi dan pasar saat ini yang berubah setiap hari, kamu perlu rendah hati dan menyadari bahwa apa yang kamu ketahui mungkin tidak cukup.

Identifikasi tujuan dan sasaran bisnis yang memotivasi tim mana

Agar tim di dalam bisnismu punya motivasi yang jelas tentang pekerjaan mereka, kamu perlu mengidentifikasi tujuan dan sasaran bisnis apa yang bisa memotivasi mereka. Tim modern butuh tujuan yang lebih tinggi dari sekadar gaji.

Mereka mungkin termotivasi dengan tujuan-tujuan seperti memperbaiki lingkungan atau membantu yang kurang mampu. Motivasi yang jelas akan mendorong tim untuk memiliki komitmen pribadi terhadap layanan pelanggan, meningkatkan kualitas, dan mengembangkan bisnis.

Blake Mycoskie, pendiri Toms Shoes, menetapkan tujuan berupa mendonasikan sepasang sepatu kepada yang membutuhkan untuk setiap pasangan yang terjual. Ia juga menjaga komitmen tim dengan menyediakan perjalanan internasional untuk membantu mitra dalam mendistribusikan sepatu ke tempat-tempat menarik, seperti Nepal dan Honduras.

Jika tim yang kamu punya bekerja sepenuh hati sesuai dengan nilai-nilai pribadi mereka yang sejalan dengan tujuan bisnismu, akan lebih mudah untuk membangun bisnis yang lebih besar. Strategi membangun tim ini akan mendorong pertumbuhan bisnis yang lebih baik.

Dorong tim untuk membuat keputusan dan mengambil tindakan

Sebagai pemilik usaha, kamu pasti selalu berpikir tentang bagaimana meningkatkan penghasilan dan membawa usaha ke skala yang lebih besar. Hal tersebut terkadang berujung pada besarnya tuntutan yang kamu limpahkan kepada tim untuk mewujudkan tujuan besarmu.

Wajar jika kamu memberikan tim pekerjaan karena mereka memang pekerja. Tapi, jika kamu ingin membangun tim yang akan mendorong pertumbuhan bisnis, kamu harus mendorong mereka untuk membuat keputusan dan mengambil tindakan sendiri.

Banyak tim merasa frustrasi dengan perdebatan panjang dan permintaan terus-menerus oleh manajemen. Kepuasan dan komitmen tim datang dari ruang untuk memilih jalan untuk maju sendiri, mengevaluasi hasil dan feedback pelanggan, dan belajar dari semua upaya terbaik mereka.

Selama hasil yang diberikan positif, kamu tidak perlu ragu memberikan tim kesempatan untuk mengambil keputusan sendiri. Lagi pula, mereka mungkin lebih bisa membuat keputusan terbaik karena berinteraksi langsung dengan pelanggan.

Strategi membangun tim yang kecil, beragam, dan kolaboratif

Sebuah tim dengan lebih dari delapan atau sembilan orang sering terjebak dalam politik internal dan mengalami masalah dalam berbagi data secara efektif atau mencapai konsensus. Semua orang dalam tim perlu saling percaya dan mampu mengenali nilai dari perspektif yang beragam.

Sebagai contoh, CEO Amazon, Jeff Bezos, dikenal karena aturan dua pizza: Tidak boleh ada rapat atau tim yang terlalu besar sehingga dua pizza tidak dapat dimakan seluruh grup. Dia yakin ini menjamin produktivitas maksimum dan memastikan tidak ada ide yang tenggelam atau diabaikan.

Strategi membangun tim dengan berlatih mendengarkan secara aktif dan komunikasi tim terbuka

Seiring bertambahnya ukuran dan jumlah anggota tim, jumlah waktu yang kamu habiskan untuk mendengarkan dan berkomunikasi juga harus bertambah. Tahan keinginan untuk membatasi apa yang perlu diketahui tim, menyela pesan negatif, atau lompat dari mendengarkan ke memberikan solusi.

Kamu perlu menerapkan budaya berbagi ide dan feedback. Seringkali, sebuah solusi akan muncul ketika semua yang terlihat dalam tim memberikan pendapat masing-masing.

Itulah beberapa strategi membangun tim yang mendorong kesuksesan bisnismu. Ada strategi yang membantu?

Related Articles

Responses

Your email address will not be published. Required fields are marked *