fbpx
memberikan kritik

Strategi yang Digunakan Leader dalam Memberi Kritik

Entrepreneur.id – Para leader paham betul bahwa memberikan kritik atau masukan yang konstruktif kepada karyawan sangat penting untuk pertumbuhan. Kritik dapat memicu motivasi dan meningkatkan kinerja.

Dalam biografi Steve Jobs oleh Walter Isaacson, CEO Apple Tim Cook mengatakan, “Jika kamu merasa tidak nyaman untuk tidak setuju, maka kamu tidak akan pernah bertahan.”

Mengenang mantan bosnya, Cook menyebut Steve Jobs sengaja mengambil posisi yang berlawanan untuk memicu lebih banyak diskusi. Hal itu dilakukan untuk mendapatkan “hasil yang lebih baik”.

Jadi, sebagai leader kamu harus ahli dalam memberi kritik untuk mendapatkan hasil terbaik untuk perkembangan bisnis. Ada beberapa strategi yang digunakan leader untuk melakukannya. Berikut 5 di antaranya.

Berikan Kritik yang Spesifik dan Berhubungan dengan Tujuan

Seorang leader tidak akan memberikan kritik yang tidak jelas. Memberikan kritik yang tidak spesifik tidak hanya tidak akan memengaruhi perilaku, tapi karyawan juga akan melihatnya sebagai tindakan yang merendahkan.

Alih-alih hanya memberikan kritik singkat, seperti “kerja buruk”, alangkah lebih baik jika kamu memberikan kritik yang spesifik. Dengan begitu, karyawan bisa tahu apa yang harus diperbaiki.

Kamu bisa menggunakan pendekatan dengan menggunakan perincian, seperti “Laporan yang kamu buat sudah bagus. Tapi risetnya masih kurang kuat dan coba susun kasus logis agar laporannya lebih baik”. Pendekatan Ini memberikan feedback tentang pentingnya penelitian dan memberikan alur logis tentang cara fakta disajikan.

Kritik yang spesifik dan diberikan untuk sebuah tujuan tidak akan membuat karyawan kecil hati. Mereka justru akan membuat perbaikan.

Fokus pada Hal yang Bisa Ditindaklanjuti

Jika kamu ingin menegur karyawan yang berperilaku buruk, kamu harus memberikan arahan yang jelas. Memberi tahu karyawan bahwa mereka memiliki masalah sikap tidak membantu mereka mengidentifikasi perubahan apa yang perlu dilakukan.

Jadi, cobalah memberi tahu mereka bahwa mereka merendahkan karyawan lain dengan cara memotong percakapan, bercanda yang merendahkan, dan hal-hal negatif spesifik yang mereka lakukan dan bisa diubah. Jika karyawan tahu apa yang harus diubah, akan lebih mudah bagi mereka untuk berubah.

Harus Jelas dan Disampaikan Secara Langsung

Kesalahan yang mungkin dilakukan leader adalah “menyimpan” masalah dan kemudian “mengeluarkan” semuanya sekaligus. Jika kamu menyampaikan setumpukan kritik tanpa ancang-ancang sebelumnya, karyawan mungkin merasa mereka tidak becus melakukan satu hal pun atau kamu tidak menghargai mereka.

Oleh karena itu, cobalah untuk tetap fokus pada gambaran besarnya dan hanya mengerjakan satu atau dua hal pada satu waktu. Perjelas poin yang ingin kamu sampaikan dan apa yang kamu harapkan sebagai hasil dari pemberian kritik tersebut dan berikan deadline untuk hasil dan tinjauan.

Jika ada masalah, pastikan kamu menanganinya secara langsung. Saat sesuatu perlu diperbaiki, kamu harus menjelaskan ekspektasi yang kamu miliki agar perbaikan bisa dilakukan dengan baik.

Berikan Saat Itu Juga

Jika kamu ingin menegur karyawan yang suka mengobrol selama jam kerja, saat kamu menyaksikan langsung karyawan tersebut melakukannya, cobalah untuk memberikan kritik saat itu juga. Tapi, jangan di hadapan semua orang, memberikan kritik di depan umum membuat semua orang tidak nyaman.

Jadi, saat kamu melihat karyawan melakukan sesuatu yang tidak sesuai, berbicara dengan mereka secara pribadi. Langkah ini membuat perbedaan. Semakin baru suatu peristiwa, semakin besar kemungkinan karyawan dapat menerima kritik yang diberikan dengan baik dan melakukan langkah selanjutnya.

Related Articles

Responses

Your email address will not be published. Required fields are marked *