fbpx
Cara Memulai Bisnis Sukses di Usia Muda

8 Cara Memulai Bisnis Sukses di Usia Muda

Entrepreneur.id – Anda bisa memulai bisnis yang sukses di usia muda. Menurut data Youth Entrepreneurship in Asia and the Pacific 2019, Total Early-stage Entrepreneurial Activity (Total Kegiatan Wirausaha Tahap Awal) untuk kaum muda bervariasi dari 2,8 persen orang dewasa usia kerja (usia 18 – 24 tahun dan 25 -34 tahun) di Malaysia hingga 18,9 persen di Indonesia. Artinya, banyak anak muda yang sudah tertarik memulai bisnis dan menjadi entrepreneur.

Bill Gates, Steve Jobs, dan Mark Zuckerberg yang berusia awal dua puluhan saat memulai bisnis adalah contoh entrepreneur paling sukses di usia muda. Ketertarikan anak muda dalam memulai bisnis sendiri terlihat dari penelitian baru dari Junior Achievement dan Ernst & Young LLP (EY) yang menunjukkan bahwa dibandingkan bekerja dalam pekerjaan tradisional, 41 persen remaja mempertimbangkan kewirausahaan sebagai karier pilihan.

Jadi, bagaimana cara sukses di usia muda sebagai entrepreneur? Ada beberapa hal yang penting untuk Anda perhatikan. Berikut informasinya!

Temukan Passion di Usia Muda

Hal pertama yang perlu Anda ketahui sebelum memulai bisnis di usia muda adalah passion atau minat. Ada 582 juta entrepreneur di dunia, dan apakah semuanya menjadi entrepreneur karena passion? Tidak juga. 26% entrepreneur mengatakan motivasi terbesar mereka untuk memulai bisnis sendiri adalah ingin menjadi bos bagi diri sendiri.

Sementara itu, passion menjadi alasan bagi 23% entrepreneur di dunia. Sisanya, 19% karena ada peluang, 12% tidak suka bekerja di perusahaan, 6% memutuskan memulai bisnis setelah diberhentikan. Menurut data pengusaha, 6% menjadi entrepreneur karena belum siap pensiun, dan 3% terinspirasi oleh berbagai peristiwa kehidupan.

Meskipun passion bukan satu-satunya alasan, menjalani kehidupan sebagai entrepreneur, terutama dalam beberapa tahun pertama, sangatlah sulit. Anda akan dihadapkan pada naik turunnya kehidupan. Ada kalanya Anda akan mempertanyakan mengapa Anda memulai bisnis dan apakah keputusan tersebut memang yang terbaik.

Saat Anda ragu dan ingin menyerah, di situlah passion berperan. Cara sukses di usia muda ini bisa Anda gunakan untuk branding, storytelling, copywriting, dan segala hal lain yang mewakili bisnis Anda. Passion adalah hal yang menarik orang yang tepat untuk bekerja dengan Anda. Itulah yang membuat Anda disukai, menyenangkan, dan menarik.

Selain itu, saat Anda mendasarkan ide dari sesuatu yang benar-benar Anda sukai, Anda akan lebih fokus dan termotivasi. Anda punya peluang membawa pengetahuan dan pengalaman pribadi dalam bisnis yang bisa menjadi bahan utama untuk membantu Anda menemukan sudut pandang unik yang membantu Anda sukses.

Penuhi Kebutuhan Pasar

Alasan utama bisnis gagal adalah karena tidak adanya kebutuhan pasar. Jadi, jika Anda menginginkan peluang sukses di usia muda, Anda perlu meneliti pasar sasaran secara menyeluruh sebelum meluncurkan bisnis. Mengetahui kebutuhan pasar akan membantu Anda mengidentifikasi atribut penting seperti titik harga dan pesan pemasaran yang akan menarik bagi audiens target, termasuk menjawab pertanyaan apakah ide besar Anda memang dibutuhkan.

Menentukan target pasar tidak berarti Anda mengecualikan orang-orang yang tidak sesuai dengan kriteria Anda. Sebaliknya, pemasaran bertarget memungkinkan Anda untuk memfokuskan dana pemasaran dan pesan brand pada audiens tertentu yang lebih cenderung membeli produk atau jasa yang Anda tawarkan dibanding audiens lain. Ini adalah cara yang jauh lebih terjangkau, efisien, dan efektif untuk menjangkau klien potensial dan keuntungan bisnis.

Contoh, maskapai Garuda Indonesia menjadikan kalangan kelas menengah ke atas dan kelas pekerja yang memiliki mobilitas tinggi sebagai fokus audiens. Dengan target audiens yang jelas, jauh lebih mudah untuk menentukan di mana dan bagaimana memasarkan bisnis, layaknya yang dilakukan Garuda Indonesia dan brand-brand besar lainnya.

Bersedia Berkorban

Banyak yang harus Anda korbankan dalam upaya menjadi pebisnis sukses karena tidak ada yang namanya sukses dalam semalam. Startup bernilai jutaan hingga miliaran dolar, seperti Gojek yang nilai valuasinya mencapai angka $10 miliar sekarang, adalah hasil kerja keras berjam-jam. Menjadi pengusaha sukses di usia muda membutuhkan tingkat dedikasi yang kuat, termasuk mengorbankan waktu dan uang dalam jumlah besar.

Jika Anda selama ini menghabiskan waktu beristirahat untuk hangout bersama teman-teman di akhir pekan, atau menonton Netflix semalaman, Anda mungkin harus menghentikan itu semua untuk meluangkan waktu ekstra memulai bisnis dan mengembangkannya. Keuntungannya memulai bisnis di usia muda, Anda bisa lebih fokus berbisnis dibanding di usia tua ketika sudah berkeluarga dan punya lebih banyak tanggung jawab.

Temukan Mentor

Menjalankan bisnis membutuhkan berbagai keterampilan dan keahlian yang mungkin belum Anda kuasai. Daripada mencoba membuat keputusan bisnis yang menantang sendirian, lebih baik Anda mencari mentor untuk memberikan arahan atau nasihat yang mungkin dibutuhkan sebagai entrepreneur usia muda.

Mentor telah menjalani kehidupan sebagai entrepreneur sebelum Anda. Jadi, pengetahuan serta pengalaman mereka dapat Anda manfaatkan untuk bergerak maju dan membuat keputusan bisnis yang lebih cerdas. Gunakan jaringan alumni, konferensi, dan sumber daya lainnya untuk membentuk koneksi yang berharga ini.

Tingkatkan Pengetahuan Bisnis

Memiliki passion yang besar saja tidak cukup untuk memulai bisnis yang sukses. Bisnis yang sukses membutuhkan lebih dari sekadar produk inovatif. Tim yang kompeten untuk mengelola keuangan, operasi, manufaktur, pemasaran, dan semua hal lain yang digunakan dalam produksi dan penjualan suatu produk juga dibutuhkan.

Luangkan waktu untuk meningkatkan IQ bisnis Anda dan cari individu yang berpikiran sama yang dapat bergabung dengan tim Anda dan memperbaiki kekurangan yang Anda punya. Jika Anda mampu memperhatikan sisi bisnis dengan meningkatkan pengetahuan, Anda siap membangun sebuah startup yang bertahan lama.

Rencanakan Masa Depan

Dalam wawancara kerja, pertanyaan “beri tahu saya rencana lima tahun Anda” mungkin adalah pengalaman yang tidak menyenangkan bagi banyak orang. Namun, untuk menjadi entrepreneur yang sukses, Anda harus mampu membuat rencana ke depan.

Gunakan tujuan menyeluruh Anda untuk menetapkan pencapaian yang realistis untuk pertumbuhan dan perkembangan perusahaan. Dengan merencanakan masa depan, Anda akan meningkatkan fokus dan akuntabilitas, membuat Anda lebih mudah untuk secara konsisten melakukan apa yang perlu dilakukan.

Bangun Lebih Pagi

Thomas Jefferson pernah berkata, “Matahari tidak pernah “menangkapku” di tempat tidur selama 50 tahun.” CEO Apple, Tim Cook, dikenal sering bangun pagi dan mengirimkan email perusahaan pada pukul 4:30 pagi. CEO termuda di NBA, Brett Yormark, bangun jam 3:30 pagi untuk sampai di kantor jam 4:30.

Kebiasaan pebisnis sukses yang bangun pagi sangat penting Anda tiru. Bangun lebih pagi berarti lebih banyak waktu untuk bekerja dan berpikir tentang cara mengembangkan bisnis Anda. Pastikan untuk meletakkan jam alarm dan tidak menekan tombol snooze. Lakukan 50 push up dalam 5 menit setelah jam alarm berbunyi agar benar-benar bangun.

Bersabar

Masalah dengan era digital sekarang adalah orang-orang tidak sabar, semua hal harus serba cepat. Bill Gates mengatakan, “Kebanyakan orang melebih-lebihkan apa yang dapat mereka lakukan dalam satu tahun dan meremehkan apa yang dapat mereka lakukan dalam sepuluh tahun.”

Maksudnya, untuk membangun bisnis, Anda perlu bersabar untuk jangka panjang. Jangan berpikir tentang posisi bisnis Anda dalam setahun, pikirkan tentang tujuan Anda selama 10 tahun ke depan dan bagaimana Anda akan mengeksekusinya untuk mewujudkan semua ambisi Anda.

Jika Anda berusia 20-an, Anda membutuhkan kesabaran. Pastikan untuk bergerak cepat dalam menyelesaikan pekerjaan, namun bersabarlah untuk keuntungan jangka panjang. 96 persen bisnis memang gagal sebelum berusia 10 tahun, namun jika Anda selalu mengingat statistik tersebut dan bekerja keras untuk menjadi bagian dari 4 persen yang berhasil melewati 10 tahun, kesuksesan akan lebih mudah dicapai.

Memulai bisnis Anda sendiri bisa jadi menyenangkan dan menantang. Meskipun Anda pasti akan menghadapi banyak rintangan dan kegagalan dalam perjalanan menuju kesuksesan, mengikuti tip berikut akan membantu Anda memulai perjalanan kewirausahaan dengan lebih percaya diri. Semoga bermanfaat!

Related Articles

Responses

Your email address will not be published. Required fields are marked *